STUDI PENYAKIT DAN PENGGUNAAN BAHAN KIMIA PADA TAMBAK UDANG VANAME (LITOPENAEUS VANNAMEI) DI KABUPATEN MAMUJU TENGAH MENGGUNAKAN LIQUID CHROMATOGRAPHY TANDEM-MASS SPECTROMETRY DAN DIAGNOSA MOLEKULER

  • Muhammad Ismunandar Yasin Dinas Kelautan dan Perikanan, Provinsi Sulawesi Barat
Keywords: Residu, Penyakit udang, Litopenaeus vannamei, LC-MS/MS

Abstract

Kabupaten Mamuju Tengah menjadi salah satu kabupaten dengan produksi udang vaname yang cukup rendah, yaitu dibawah <1000 ton pertahun. Hal ini menjadi pertanyaan jika melihat luas lahan tambak potensial dikabupaten Mamuju tengah yang tertinggi jika dibandingkan dengan kabupaten lain yaitu 111.074 km2. Penelitian bertujuan untuk mendeteksi penyakit pada udang vanamei dan penggunaan bahan kimia pada tambak udang sederhana/tradisional berupa antimikroba, antibacteri, antelmintik dan pestisida. Penelitian ini dilakukan di kabupaten Mamuju Tengah dengan mengambil tiga lokasi sampel. Studi diawali dengan mengumpulkan informasi mengenai usaha budidaya udang vaname di kabupaten mamuju tengah, antara lain data produksi udang vaname (Ton), Potensi lahan, dan lahan termanfaatkan. Pengujian residu antibiotic dilakukan dengan Analisa dengan HPLC dengan Quadrupole Tendem mass spectrometry detector (LC-MS/MS). Pengujian penyakit ikan dilakukan di Laboratorium Balai Karantina ikan dan pengujian mutu (BKIPM) mamuju dengan metode Ekstraksi DNA. Dari hasil pengumpulan data lapang pembudidaya udang di kabupaten Mamuju tengah masih menggunakan bahan kimia/anorganik dalam bentuk desinfektan, pestisida/insektisida danĀ  pupuk anorganik. Penyakit yang terdeteksi ditambak udang di kabupaten mamuju tengah yaitu White Spot Syndrome Virus (WSSV) dari empat penyakit yang diuji. Tidak ditemukan residu antimikroba, antibakteri dan antelmintik dalam tubuh udang yang dipanen pada tambak udang di kabupaten Mamuju tengah.

Published
2021-11-23
How to Cite
Yasin, M. (2021). STUDI PENYAKIT DAN PENGGUNAAN BAHAN KIMIA PADA TAMBAK UDANG VANAME (LITOPENAEUS VANNAMEI) DI KABUPATEN MAMUJU TENGAH MENGGUNAKAN LIQUID CHROMATOGRAPHY TANDEM-MASS SPECTROMETRY DAN DIAGNOSA MOLEKULER. Jurnal Ilmiah Maju, 4(2), 6-13. Retrieved from http://ojs.balitbang.sulbarprov.go.id/index.php/maju/article/view/101